SILAHKAN GUNAKAN FASILITAS "SEARCH" pojok kanan atas
untuk mencari judul skripsi yang di inginkan

pemesanan => Hub: 0857-351-08864

Saturday, June 4, 2011

Peran Mahasiswa


Kode     : 007
Judul     : TRADISI AKADEMIS MAHASISWA
  ==============================

 
TRADISI AKADEMIS MAHASISWA
(Peran Mahasiswa dalam Menciptakan Tradisi Akademis di Sekolah Tinggi Ilmu Keislaman An-Nuqayah (STIKA) Guluk-Guluk Sumenep)

 

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Sejalan dengan arus tantangan yang besar di era globalisasi dan liberalisasi ekonomi saat ini maka Universiatas Islam Negeri Malang sebagai salah satu perguruan tinggi yang perlu melakukan penyesuaian, langkah yang dimaksud adalah baik secara kelembagaan maupun secara operasional dalam proses pembelajaran
Penciptaan  suasana juga tidak dipandang sebelah mata  dalam usaha menciptakan hasil yang baik,  dalam hal  ini peran  dosen dan mahasiswa penting dalam menciptakan iklim akademis yang kondusif  yang  memungkinkan mahasiswa lebih termotifasi untuk belajar dan berprestasi.
Mahasiswa sebagai sumber aya manusia merupakan potensi vital yang strategis serta mempunyai ciri-ciri tersendiri yang khusus.  Mahasiswa merupakan kekuatan pembangunan dan sekaligus merupakan kunci pembuka bagi terwujudnya masa  depan yang lebih baik seperti yang kita cita-citakan.
Hampir di sepakati oleh semua kalangan bahwa mahasiswa adalah penyandang predikat sebagai agen moral force, dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarat, lebih dari komponen lain. Bahkan di era reformasi popolaritas penegak moral yang lain, seperti ulama dan para guru. Memang setelah reformasi, secara umum kepedulian mahasiswa mengalami peningkatan luar biasa sebagai penggerak perubahan (agent of chage), kekutan moral (moral force), dan kekuatan intelektual (intellectual force) (Syahrin Harahap;2005:193)      
Kegiatan dalam penciptaan tradisi akademis di kampus yang  kondusif merupakan upaya pembangunan potensi yang  ada pada mahasiswa, yang merupakan subsistem pendidikan tinngi, dalam upaya pembangunan diberbagai bidang pendidikan, penciptaan suasana juga  tidak bisa dipandang sebelah mata dalam usaha menciptakan hasil yang baik, dalam hal ini peran dosen dan mahasiwa penting dalam menciptakan iklim akademis yang kondusif akan memungkinkan mahasiswa lebih termotifasi untuk belajar dan berprestasi.
Oleh karena itu, dalam pengembangan kemahasiswaan harus memperhatikan seluruh komponen pengembangan, antara lain keadaan mahasiswa, tenaga pembimbing, materi, metode, dana, fasilitas (lingkungan belajar), sarana, program  dan kelembagaan.sedngkan pelaksanaannya didasarkan  atas pendekatan sistem. Oleh karena itu penyeleggaraan pengembangan kemahasiswaan harus sesuai dengan dasar dan tujuan pendidikan nasional dan sesuai dengan peranan perguruan tinggi sebagaimana telah ditetapkan dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN), TAP MPR RI Nomor II/ MPR/ 1998. 

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

1

2










                 KLIK

translet


Tags

tempat sharing

Blog Archive

Blog Archive