SILAHKAN GUNAKAN FASILITAS "SEARCH" pojok kanan atas
untuk mencari judul skripsi yang di inginkan

pemesanan => Hub: 0857-351-08864

Monday, September 12, 2011

manajemen humas dalam mewujudkan visi dan misi lembaga di man malang i

Penulis : -
Kode     : 052
Judul     :  manajemen humas dalam mewujudkan visi dan misi lembaga di man  malang i
 -------------------------------------------------

  BAB I
PENDAHULUAN
 A.    Latar Belakang Masalah
Sekolah adalah salah satu organisasi pendidikan yang mempunyai suatu kekuatan untuk membantu dan mengantarkan peserta didik menuju cita-cita yang mereka harapkan. Sekolah yang baik adalah sekolah yang bisa mencetak siswa-siswa yang berprestasi tinggi dan dapat memanfaatkan guru-guru yang berkualitas baik serta mendapatkan kepercayaan dari masyarakat sekitar sehingga visi dan misi yang telah disusun bisa terealisasi dengan baik sesuai dengan yang mereka harapkan.
Akan tetapi, apa yang terjadi sekarang. Begitu banyak lembaga yang tidak bisa memfungsikan manajemennya dengan baik. Memang pada awalnya mereka benar-benar berusaha merencanakan manajemennya dengan sangat baik, akan tetapi pada akhirnya hasil yang mereka peroleh tidak sesuai dengan hasil yang mereka harapkan. Bahkan tidak sedikit lembaga yang merasa kesulitan untuk merealisasikan rencana yang sudah mereka buat sendiri. Hal ini merupakan salah satu penyebab sebuah lembaga bisa tertinggal dengan lembaga-lembaga yang lain. Walaupun demikian, tidak sedikit pula lembaga yang berhasil mengatur manajemennya dengan sangat baik dan hasil yang mereka perolehpun sesuai dengan yang mereka harapkan, yang pada akhirnya lembaga tersebut bisa berkembang dengan pesat. Salah satu contohnya adalah MAN Malang I.
MAN Malang I sebagai lembaga pendidikan telah berhasil mewujudkan visi dan misinya dengan sangat baik. MAN Malang I sebagai lembaga pendidikan dengan peringkat nomor 2 terbaik di Malang setelah MAN 3 Malang telah mendapatkan kepercayan cukup baik dari masyarakat. Salah satu buktinya adalah siswa yang mendaftar setiap tahunnya melebihi jumlah yang telah ditargetkan. Melihat realita tersebut tidak mungkin terlepas dari pengaturan manajemen yang baik dan terarah pada sekolah tersebut.

GR. Terry mengungkapkan bahwa Pada hakekatnya manajemen harus bisa memberikan arah/jurusan kepada lembaga yang dikelola. Ia harus bisa memikirkan secara tuntas visi dan misi lembaga itu, menetapkan sasaran-sasaran dan mengorganisasi lembaga.

Lebih lanjut Sondang P. Siagian mengungkapkan bahwa, Manajemen adalah kemampuan dan keterampilan untuk mengatur agar memperoleh suatu hasil, dalam rangka untuk mencapai tujuan melalui kegiatan orang lain.[1]
Dari dua pendapat tersebut diatas jelas terlihat bahwa manajemen mempunyai peran yang cukup besar bagi perkembangan lembaga di masa yang akan datang. Selain itu, kerjasama antar bagian dan kesadaran akan tanggungjawab masing-masing bagian juga merupakan factor penting dalam mewujudkan visi dan misi lembaga. Salah satu manajemen yang sangat berperan disini adalah Manajemen Humas. Manajemen Humas adalah manejemen yang mengatur hubungan antara lembaga dan masyarakat. Manajemen humas mempunyai peran yang cukup besar bagi perkembangan suatu lembaga, karena bagaimanapun juga suatu lembaga tidak mungkin berkembang dengan baik tanpa adanya hubungan baik dengan masyarakat disekitarnya, apalagi lembaga pendidikan (sekolah).Contoh Skripsi
Lembaga pendidikan (sekolah) merupakan suatu sistem yang terbuka. Sebagai sistem terbuka, sekolah pasti akan mengadakan hubungan dengan masyarakat di sekelilingnya. Sekolah yang maju pasti akan banyak mengadakan hubungan dengan lembaga-lembaga lain di luar sekolah, contohnya dalam hal beasiswa, PHBI, praktek ketenaga-kerjaan dan masih banyak lagi yang lain, inilah yang digalakkan oleh MAN Malang I.

Dalam hal ini Immegart (1972: 44) mengungkapkan bahwa Hanya sistem yang terbuka yang memiliki negentropy, yaitu suatu usaha yang terus menerus untuk menghalangi kemungkinan terjadinya entropy (kepunahan).[2]

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat dan sekolah mempunyai keterkaitan dan saling berperan satu sama lain. Apalagi pada zaman sekarang ini, pemerintah telah mensosialisasikan adanya desentralisasi pendidikan dimana sekolah mempunyai hak untuk mengatur sekolahnya sendiri. Oleh sebab itulah MAN Malang I berusaha memfungsikan dan mengatur manajemen humasnya dengan berusaha menjalin hubungan dengan lembaga-lembaga lain diluar sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikannya, diantaranya adalah hubungan dengan badan penyalur beasiswa, badan penyalur tenaga kerja, badan penyalur dana dalam kegiatan PHBI atau kegiatan lain, dan bukanlah telah terbukti bahwa MAN Malang I telah berhasil dengan baik. Contoh Skripsi

Muhammad Noor Syam (1986: 199) dalam bukunya Filsafat Pendidikan Pancasila mengungkapkan bahwa Hubungan masyarakat dengan penddidikan sangat bersifat korelatif, bahkan seperti ayam dengan telurnya. Masyarakat maju karena pendidikan, dan pendidikan yang maju hanya akan di temukan dalam masyarakat yang maju pula.

Sejalan dengan konsep diatas, sudah berkali-kali pemerintah menyerukan bahwa pendidikan adalah tanggungjawab bersama antara pemerintah, orang tua dan masyarakat. Sedangkan Kaufman (1972: 30) mengemukakan bahwa partner pendidikan tidak terdiri dari ketiga komponen tersebut, melainkan terdiri dari para guru, para siswa dan para orang tua/masyarakat.[3]
Kaufman berpendapat demikian mungkin karena pemerintah sudah bisa diwakili dengan guru sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Oleh sebab itulah banyak sekali masyarakat yang sadar akan pendidikan ingin terjun ke  dunia pendidikan melalui penyaringan dan penerimaan PNS. Apalagi setelah keluarnya peraturan pemerintah yang menyatakan bahwa pendidikan minimal untuk menjadi guru adalah D4. Dengan ini diharapkan masyarakat akan semakin berkompetisi untuk meningkatkan mutu pendidikannya ketingkat yang lebih tinggi.
Dari situ jelas bahwa lingkungan pendidikan bukanlah suatu badan yang berdiri sendiri, melainkan suatu bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat luas. Ia sebagai sistem terbuka yang selalu mengadakan hubungan (kerja sama) yang baik dengan masyarakat, secara bersama-sama membangun pendidikan. Hal ini sangat mungkin sebab dalam era perkembangan tehnologi modern seperti sekarang ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan menjadi modal utama dalam membangun dan memajukan bangsa termasuk masyarakat itu sendiri. Seperti halnya yang diungkapkan Watt bahwa bila lembaga pendidikan terbuka bagi para siswa/mahasiswa maka begitu pula hendaknya bagi masyarakat.[4]
Merujuk pada beberapa uraian tersebut diatas, diharapkan keberhasilan MAN Malang I memfungsikan manajemen humasnya dalam mewujudkan visi dan misi lembaganya dengan menjaga dan meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat, MAN Malang I tetap dipercaya sebagai sekolah yang berkualitas baik, unggul, mampu menghasilkan out put yang mampu menghadapi tantangan zaman di masa kini dan yang akan datang serta bisa dijadikan pelajaran berharga bagi sekolah-sekolah lain dalam rangka untuk memajukan sekolahnya.
Berdasarkan pada fenomena diatas, maka dalam penulisan skripsi ini, penulis tertarik untuk mengambil judul Manajemen Humas Dalam Mewujudkan Visi Dan Misi Lembaga Di MAN Malang I. Semoga skripsi ini bisa sedikit membantu menyelesaikan permasalahan di dunia pendidikan masa kini dan masa yang akan datang. Amin. 

===================================  
Anda dapat memiliki word/file aslinya
Silahkan download file aslinya setelah menghubungi admin….. klik disini
 Hanya mengganti biaya administrasi pengelolaan webite sebesar,  50.000,- MURAH Meriah
                                                     Anda tidak repot lagi mencari referensi.
                                                     Di jamin asli.contohmakalah



[1] Dyah Amiyah Lindayani, Ahmad Sapari, Dasar-Dasar Manajemen, (Surabaya: SIC, 2000). Hal: 20-21
[2] Made Pidarta, Manajemen Pendidikan Indonesia, (Jakarta: PT Bina Aksara, 1988). Hal: 189
[3] ibid. Hal: 190.
[4] Ibid. Hal: 191.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

1

2










                 KLIK

translet


Tags

tempat sharing

Blog Archive

Blog Archive