SILAHKAN GUNAKAN FASILITAS "SEARCH" pojok kanan atas
untuk mencari judul skripsi yang di inginkan

pemesanan => Hub: 0857-351-08864

Saturday, November 19, 2011

optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu pembelajaran | Contoh Skripsi


Penulis : -
Kode    : 097
Judul    : optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu pembelajaran ismuba (al-islam muhammadiyah dan bahasa arab) di smk muhammadiyah 2 malang
==============================================


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
       Pendidikan merupakan masalah yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Maju mundurnya suatu bangsa atau negara ditentukan oleh maju mundurnya pendidikan di suatu Negara tertentu. Bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada kenyataan masih rendahnya mutu pendidikan yang berimbas pada rendahnya sumber daya manusia yang dimiliki. Hasil survei The Political and Economic Risk Consultation tahun 2001 melaporkan bahwa mutu pendidikan Indonesia adalah yang terburuk di Asia, yakni ke-12 dari 12 negara yang di survei, satu peringkat di bawah Vietnam. Data Balitbang Diknas 2003 yang diambil dari data base Unico tahun 2000 menunjukkan bahwa peringkat Human Development Index, yakni komposisi pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per kepala menunjukkan bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia makin turun. Diantara 174 negara dunia, Indonesia menempati urutan ke 102 pada tahun 1996, ke-99 pada tahun 1997, ke-105 pada tahun 1998, ke-109 pada tahun 1999, dan ke-112 pada tahun 2000. dalam (Romlah & Abdul Haris 2007: 367-368)

       Bertolak dari hasil survey di atas menunjukkan bahwa posisi pendidikan di Indonesia sangat rendah, hal ini bila dikaitkan dengan pendapat cece wijaya (1987;9) mengatakan mundurnya pendidikan akibat berbagai tantangan yang yang dihadapi pendidikan, antara lain: (1) bertambahnya jumlah penduduk yang sangat cepat dan sekaligus bertambah keinginan masyarakat untuk mendapat pendidikan, yang secara kumulatif menuntut tersedianya sarana pendidikan yang memadai. (2) berkembangnya ilmu pengetahuan yang modern menghendaki dasar-dasar pendidikan yang kokoh dan penguasaan kemampuan terus-menerus dan dengan demikian menuntut pendidikan yang lebih lama sesuai dengan konsep pendidikan seumur hidup. (3) berkembangnya teknologi yang mempermudah manusia dalam menguasai dan memanfaatkan alam dan lingkungannya, tetapi yang sering kali ditangani sebagai suatu ancaman terhadap kelestarian peranan manusiawi. Masih menurut Cece Wijaya, bahwa pendidikan yang maju, apabila tujuan sebagai berikut dapat terpenuhi: (1) lebih meratanya pelayanan pendidikan, (2) lebih serasinya kegiatan belajar dengan tujuan, (3) lebih efisien dan ekonomisnya pendidikan, (4) lebih efektif dan efisiennya sistem penyajian, (5) lebih lancar dan sempurnanya sistem informasi kebijakan, (6) lebih dihargainya unsur kebudayaan nasional, (7) lebih kokohnya kesadaran, identitas, dan kesadaran nasional, (8) tumbuhnya masyarakat gemar belajar, (9) tersebarnya paket pendidikan yang memikat, mudah dicerna, dan mudah diperoleh, (10) meluasnya kesempatan kerja.         Contoh Skripsi
       Bertolak dari pendapat Cece Wijaya di atas (pendidikan maju dan mundur) maka, rendahnya mutu pendidikan di Indonesia yang berimbas terhadap rendahnya sumber daya manusia tersebut salah satu sebabnya antara lain bertambahnya jumlah penduduk yang sangat cepat dan sekaligus bertambahnya keinginan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan, yang secara langsung menuntut tersedianya sarana pendidikan yang memadai dan lain sebagainya. Namun rendahnya  mutu pendidikan akibat berbagai tantangan tersebut dapat diatasi apabila tujuan pendidikan dapat  terpenuhi. Misalnya lebih meratanya pelayanan pendidikan, lebih serasinya kegiatan belajar mengajar dengan sarananya, lebih efisien dan ekonomisnya pendidikan, dan memiliki program-program yang telah direncanakan dengan teratur yang telah ditentukan oleh sekolah.Contoh Skripsi
       Sekolah adalah pendidikan formal. Dinamakan lembaga pendidikan formal, karena sekolah mempunyai bentuk yang jelas, dalam arti memiliki program yang telah direncanakan dengan teratur dan ditetapkan dengan resmi. (Hasbullah. 2996: 48). Pada sekolah misalnya, ada rencana pembelajaran atau yang disebut kurikulum, guru, siswa, lingkungan, dan sarana dan prasarana yang disebut dengan komponen pembelajaran. Menurut Mulyasa (2007: 39) terdapat tujuh komponen sekolah yang harus dikelola dengan baik dalam rangka manajemen berbasis sekolah, yaitu, manajemen kurikulum dan program pengajaran, tenaga kependidikan, kesiswaan, keuangan, sarana dan prasarana pendidikan, pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat, serta manajemen pelayanan khusus lembaga pendidikan.
       Semua komponen sekolah tersebut yakni kurikulum, tenaga kependidikan, kesiswaan, keuangan, sarana dan prasarana pendidikan, dan humas saling berkaitan, tidak bisa dipisahkan. Misalnya untuk menciptakan nuansa yang menyenangkan bagi segenap warga sekolah dalam melaksanakan kegiatan masing-masing termasuk dalam pembinaan keagamaan siswa maka diperlukan ketersediaan sarana dan prasarana yang baik dan teratur yang dapat menunjang kegiatan pembinaan siswa khususnya pembinaan keagamaan siswa. Contoh Skripsi
       Sarana dan prasarana yang baik sangat membantu keberhasilan mutu pendidikan. Semakin lengkap dan dimanfaatkan secara optimal, sarana dan prasarana suatu sekolah tentu semakin mempermudah murid dan guru untuk mencapai target secara bersama-sama. Namun perlu diingat sarana dan prasarana yang baik harus diiringi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni (guru yang siap), karena sarana dan prasarana yang lengkap tidak akan bermanfaat apabila guru tidak siap atau tidak mampu mengoperasikan secara optimal.
       Keberadaan sarana dan prasarana yang baik menunjukan kemitraan yang serasi antara sekolah dan masyarakat (orang tua siswa), karena tanpa dukungan masyarakat sarana dan prasarana tidak akan terpenuhi.
       Menurut A.Tafsir (2009) beberapa sarana dan prasarana yang diperlukan untuk menciptakan sarana sekolah yang kondusif bagi pembinaan siswa khususnya dalam pembinaan keagamaan antara lain: Contoh Skripsi
1.   Lingkungan fisik dan psikologi sekolah yang aman, bersih dan sehat, yang dilengkapi dengan pemagaran sekeliling sekolah, taman dan pepohonan yang rindang , kebun dan tanaman bunga yang tertata rapi, lingkungan sekolah yang yang jauh dari kebisingan suara dan polusi udara, serta lingkungan sekolah yang bebas dari jaringan dan pusat peredaran obat-obatan psikotropika dan obat terlarang lainya.
2.   Tempat ibadah berupa mushalla atau masjid yang dapat menampung siswa untuk melaksanakan shalat wajib berjamaah, khususnya shalat Dhuhur dan shalat Jum`at, bilamana sekolah belum mempunyai mushalla atau masjid ruang sekolah lainya yang volume penggunaanya relatif kecil atau ruang yang tidak dipakai dapat dijadikan sarana ibadah siswa. Mushalla atau ruang ibadah yang kecil dapat digunakan secara bergantian antar kelompok siswa untuk melakukan shalat berjamaah dengan bimbingan GPAI atau guru lainya yang ditunjuk.
3.   Tempat pengambilan air wudhu bagi siswa yang akan menjalankan shalat. Tempat ini dapat menggunakan kamar kecil yang ada atau kran air yang dibuatnya secara khusus di dekat mushalla atau ruang ibadah. Kran air yang dibuat khusus ini lebih baik dari pada kamar kecil karena lebih terjamin kebersihanya dan siswa dapat mengambil air wudhu dari air yang mengalir.
4.   Aula atau ruang besar yang dapat digunakan untuk kegiatan ceramah agama, peringatan hari-hari besar Islam atau diskusi tentang masalah IMTAQ dan IPTEK. Biasanya disekolah-sekolah besar ruang pertemuan dengan kapasitas besar sudah tersedia, sehingga ruang tersebut dapat digunakan secara bergantian dengan acara-acara lainya.Contoh Skripsi
5.   Kitab suci al-Qur`an dengan terjemahanya, kitab-kitab hadis dengan terjemahnya, buku-buku ibadah fiqh, akhlak, tarikh Islam, dan buku-buku Islam lainya. Kitab dan buku tentang keislaman ini sebaikanya diletakkan di mushalla atau perpustakaan yang setiap saat dapat dipinjam atau dibaca oleh siswa.
6.   Hiasan dinding, ornament, dan kaligrafi yang bernuansa Islam dapat dipajang pada ruang-ruang kelas, ruang guru dan tata usaha, perpustakaan serta ruang lainya yang memungkinkan.
7.   Kamar kecil tempat pembuangan air kecil dan besar yang terjaga kebersihanya yang dibagi antara siswa laki-laki dan perempuan.
8.   Penyediaan air bersih dan pembuangan air kotor merupakan syarat terjaganya fasilitas umum ini, namun program untuk menjaga kebersihan kamar kecil menjadi tanggung jawab warga sekolah, khususnya para siswa
       Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMKM) 2 Malang merupakan sekolah yang berada di bawah lembaga Muhammadiyah, karena itu kurikulum yang digunakan adalah kurikulum yang dibuat oleh dikdasmen PWM/PPM bidang pendidikan, sehingga dalam kurikulumnya terdapat mata pelajaran muatan lokal Al-Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA). Materi ISMUBA diberikan mulai kelas X sampai XII dan jam pelajarannya pun bervariasi mulai pagi sampai siang hari. Untuk jam pagi, di SMKM 2 ini terdapat program yang disebut studi masjid yang dalam prakteknya dilaksanakan beberapa aktifitas di dalam masjid, ada yang menghafal surat-surat pendek, doa sehari-hari, baca al-Quran dan shalat Dhuha.
       Program studi masjid setiap harinya dilaksakanan oleh kelas yang berbeda, hal ini karena luas masjid yang tidak cukup menampung seluruh siswa SMKM 2 Malang yang terdiri dari 10 kelas, dari tiga jurusan yakni jurusan: Administrasi Perkantoran (APK), Akuntasi, dan Penjualan. Selain studi masjid, secara spesifik mata pelajaran ISMUBA juga mengajarkan materi keislaman, kemuhammadiyahan dan bahasa arab di dalam kelas. Sehingga dalam pelaksanaannya terjadi pengintegrasian antara materi yang disampaikan di dalam kelas dan praktek di masjid.Contoh Skripsi
       Hasil observasi peneliti di lapangan, terdapat persoalan urgen yang mesti dicari penyelesaiannya, yakni terkait manajemen sarana-prasarana dalam proses pembelajaran ISMUBA. Meskipun SMKM 2 merupakan sekolah swasta yang bukan unggulan, tetapi secara umum kebutuhan pembelajaran tergolong memadai, terbukti dari berbagai fasilitas pembelajaran terkhusus ISMUBA cukup tersedia, ada masjid, al-Quran dan tafsirnya, modul ISMUBA, ruang kelas multi media dan lain sebagainya. Namun dalam pemanfaatan berbagai fasilitas atau sarana pembelajaran belum tertata rapi atau masih asal saja.
       Berdasar pengamatan langsung peneliti selama lebih kurang 2,5 bulan di sekolah ini, terdapat banyak keluhan baik yang datang dari siswa maupun guru. Siswa rata-rata mengeluhkan kelas yang harus berpindah-pindah karena terbatasnya sarana. Adapun guru, berdasar diskusi yang peneliti lakukan secara langsung mengeluhkan minimnya sarana yang tersedia membuat proses pembelajaran tidak lancar. Padahal, sebagaimana peneliti uraikan di atas bahwa SMKM 2 secara umum telah memiliki sarana yang memadai, namun lemah pada pengelolaan sarana.

       Berangkat dari persoalan tersebut di ataslah peneliti ingin mengupas bagaimana sarana-prasarana dikelola dengan baik dan faktor apa saja yang menghambat pengelolaannya. Sehingga nantinya akan dapat dijadikan rujukan untuk perbaikan managemen sarana-prasarana di sekolah ini.
B. Rumusan Masalah   Contoh Skripsi
Berdasar latar belakang yang telah peneliti uraikan di atas, maka masalah dapat dirumuskan sebagai berikut:
1.   Bagaimana optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana di SMKM 2 Malang dalam pembelajaran ISMUBA?
2. Faktor apa saja yang dapat menjadi penghambat optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana dalam pembelajaran ISMUBA di SMKM 2 Malang?
3. Langkah-langkah apa saja yang dilakukan oleh pihak SMKM 2 Malang dalam mengatasi faktor penghambat dalam optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana pembelajaran ISMUBA?

 

===================================    
Anda dapat memiliki word/file aslinya
Silahkan download file aslinya setelah menghubungi admin….. klik disini
 Hanya mengganti biaya administrasi pengelolaan webite sebesar,  50.000,- MURAH Meriah
                                                     Anda tidak repot lagi mencari referensi.
                                                     Di jamin asli.contohmakalah



No comments:

Post a Comment

Post a Comment

1

2










                 KLIK

translet


Tags

tempat sharing

Blog Archive

Blog Archive