SILAHKAN GUNAKAN FASILITAS "SEARCH" pojok kanan atas
untuk mencari judul skripsi yang di inginkan

pemesanan => Hub: 0857-351-08864

Tuesday, January 10, 2012

hubungan antara kecerdasan spiritual dengan perilaku keberagaman siswa | Contoh Skripsi


Penulis : -
Kode     : 124
Judul     :   hubungan antara kecerdasan spiritual dengan perilaku keberagaman siswa di man malang II kota batu
 -------------------------------------------------

BAB I
PENDAHULUAN





A. Latar Belakang Masalah

Era globalisasi memberikan perubahan besar pada tatanan dunia secara menyeluruh pada perubahan itu dihadapai bersama sebagai suatu perubahan yang wajar. Sebab, mau tidak mau, siap tidak siap perubahan itu diperkirakan bakal terjadi. 1  Dalam kondisi seperti ini, barang kali manusia akan mengalami konflik  batin  secara  besar-besaran.  Konflik  tersebut  sebagai  dampak  dari ketidak seimbangan antara kemampuan iptek yang menghasilkan kebudayaan atau materi dengan kekosongan rohani. Kegoncangan batin yang diperkirakan akan melanda umat manusia mempengaruhi terhadap kehidupannya.

Ditenga zama yang   bergola da beruba sanga cepa ini, seringkali  membawa  seseorang   pada  situasi  psikologis   yang  diliputi kebingungan,  kecemasan  dan  kegelisahan  yang  hebat.  Semakin  hari pergolakan dan perubahan itu berjalan semakin cepat karena kemajuan yang pesat dari ilmu dan teknologi dibidang informasi, komunikasi dan transportasi, sehingg mengalahka kemampua manusia   sendiri   untuk   menghadapi,Contoh Skripsi
menyesuaikan dan mengantisipasi perubahan itu.2

Melihat keadaan siswa secara umum yang selama ini masih belum menyadari tentang perilaku keberagamaan yang dikarenakan adanya konflik
 

  Jalaludin Rahmat, Psikologi Agama Sebbuah Pengantar, (Bandung: Kaifa,  2002) hlm


195.


       Asy’arie, Dialektika Agama, (Yogyakarta: Lesfi, 2002) hlm 135.



dan ketidakmampuan siswa menyerap dan menyaring berbagai dampak yang ada  pada  kehidupan  masyarakat.  Sehingga  dapat  mengakibatkan  perilaku siswa tersebut menyimpang dari ajaran agama.
Buka itu   saja fenomen sosial    juga   menunjuka adanya kemiskinan  rohani,  tindakan  kekerasan  terjadi  dimana-mana,  bahkan pembunuhan dilakukan oleh orang-orang taat beragama dan konon juga mengatasnamakan agama, seperti yang terjadi dimaluku, poso dan beberapa
daerah lainnya.3      Karena kehilangan pergantungan moral dan spiritual yang

pasti atau kokoh, manusia modern menjadi serba pragmatis menunjuk pada tindakan  yang  serba  mempertimbangkan  nilai  keguanaan,  tanpa  memper- timbangkan benar atau salah dari tindakan itu. Sedangkan sikap hedonis selalu mengarahkan  tindaka pada  kesenangan  duniawi  semata.  Sehingga  yang muncu dipermukaa adala sedere tindaka yang   penuh   ambis dan keserakahan,  bila  perlu  dengan  mengabaikan  dan  menapilkan  kepentingan sesama. Dalam kehidupan modern, boleh  jadi nafsu serakah itu memperoleh alat-alat  pelengkap dan lingkunan  fisik  dan sosial  yang kondusif,  sehingga menjadi serba canggih dan terkesan beradab.Contoh Skripsi
Ilmu pengetahuan dan teknologi serta lingkungan fisik-sosial-budaya sedemikian memberi kemudahan bagi manusia modern untuk menyalurkan keserakahannya. Perangkat-perangkat modern itu telah mengasingkan manusia dari Tuhan, dari lingkungan bahkan dari jati dirinya sendiri. Sehingga manusia modern   menjad kehilanga keseimbanga yang   fata yang   kemudian

  Musa AsyArie, Dialektika Agama,(Yogyakarta:Lesfi, 2002) hlm 130.




menumbuhkan  naluri-naluri  hewaniah  dalam  dirinya.  Itulah  degradasi  atau erosi   kemanusiaan  yang  paling  mengenaskan  dalam  kehidupan  manusia modern.  Aga kekawatiran  itu  dapat  diredam,  maka  kita  harus  mampu menemukan jalan bagi peningkatan hidup rohani sebagai alat control.
Iptek  memang  dapat  disalahgunakan  pemakaiannya  untuk  merusak dan membinasakan segala-segalanya, jika penggunaannya tidak dilandasi oleh pertimbangan etika, moral dan spiritual.4  Karena itu dalam abad informasi dan globallisasi serta iptek ini, tidaklah cukup bagi manusia hanya bersandar pada akal dan rasio belaka.  Kalo hanya mengandalkan pada rasio, maka manusia aka mengalam kesengsaraa rohani,   yang   mengakibatka tumpulnya perasaan terhadap keindahaan dan kemanusiaan5.Contoh Skripsi
Manusia akan kehilangan makna hidup serta dilanda ketersaingan

dan ketakutan. Dalam keadaan demikian, manusia dengan mudah jatuh pada pementingan  diri  sendiri  yang  dapat  membuka  peluang  lebar-lebar  untuk melakukan kejahatan. Dan kata lain, kalo hanya berpegang pada keunggulan rasio,   maka  manusia  dapat  menyalahgunakan  iptek  dan  informasi  untuk maksud-maksud  jahat.  Sementara diphak  lain  informasi memberikan alasan munculnya interpretasi yang bertentangan dengan apa yang sedang terjadi dan apa  yang  harus  dilakukan.  Ketidak  pahamaan  terhadap  kondisi  yang  ada, ketidak mampuan  manusia mengendaliakan  situasi.  Pertentangan  itu


4  Victor 1, Tanja, Plularisme Agama dan Problema Sosial, (Jaakarta: Putaka Cidesindo,
1998) hlm 87.
5  ibd hlm 106.


mendorong upaya-upaya untuk  memperoleh kendali demi mencapai tujuan- tujuan yang diinginkan.Contoh Skripsi
Kondisi  semacam inmanusia  telah dikuasai  oleh ketidakpercayaan diri. Ketidakpercayaan ini akhirnya merambahkan kesemua bagian kehidupan, termasuk pendidikan.
Pendidika sebaga ala pengembangan   intelektualita dan   yang berlandaskan nilai-nilai objektivitas keilmiahan (scientific) dan kebijaksanaan moralitas  sebagai nilai dasar dalam pencarian pengetahuan kini dimuati oleh nilai-nila komersial,  sebagai  refleksi  dari  keperpihakan  pada  kekuasaan
spiritual.6

Pendidikan  adalah salah satu yang harus diperjuangkan,  pendidikan tidak hanya menciptakan manusia cerdas dan tranpil namun juga berkesadaran makrifat  (arif)  dan  ke-waskitaan  (kritis).7    Selama  ini  pendidikan  dianggap sebagai salah satu bagian sistem yang dapat membawa manusia mampu untuk berkarya  dan  menciptakan  sesuatu  hal  yang  baru  (kreativitas),  kebebasan berfikir, berasa, dan bertindak.  Namun kenyataannya sebaliknya pendidikan belum mampu menciptakan  manusia  ideal. Hal ini karena pendidikan  yang didasarkan pada suatu pandang yang menitik beratkan pada segi material atau
bersifat inderawi sebagai tujuan  tertinggi  dan ingin  menghasilkan para ahli yang  cakap  dalam  bidang  tertentu.  Filsafat  mencoba  merumuskan  konsep
  Yasraf Amir Piling, Dunia yang Dilipat Tamasya Melampaui Batas-batas Kebudayaan, (Yogyakarta: Jalan Sutra,2004) hlm 335.
  ibd  hlm 361.

pandangan  melalui  manusia  yang  selanjutnya  melahirkan  aplikasi  sistem pendidikan dan konsep perkembangan manusia.
Perpedaan filsafat dan aplikasinnya dalam keahidupan dunia (manusia dan pembangunan  pendidikan)  menyebabkan  berbagai  benturan  yang menyebabkan manusia menempati posisi yang jauh dari pusat eksistensisnya, keluar dari jalur horizon spiritual. Krisis ekologi dan kehancuran nilai ilahiyah semakin parah. Kebudayaan dan dunia keindrawiaan tidak dapat menentukan mana yang benar dan aman yang salah.Contoh Skripsi
Pandangan tersebut diatas menunjukan betapa pentingnya pendidikan, yang satu sama lain terkait erat, salah satu aspek adalah peserta didik maupun pendidi mampu  untuk  menyesuaikan  diri  dengan  lingkungannya.  Tidak manusia  memiliki  kemampuan  tinggi  untuk  menyesuaikan  dirinnya  dengan lingkungan, ini yang disebut kecerdasaan.
Kecerdasan  berbeda  dengan  kepandaian.  Kepandaian  sebatas kemampuan aktifitas rohani dan jasmani yang dimiliki seseorang. Sedangkan kecerdasan merupakan kesanggupan manusia untuk menyesuaikan diri dengan keadaan-keadaan baru dengan cepat dan tepat.8
Bila di amati kondisi riil siswa bahwa dilihat dari kecerdasan spiritual

mereka  adakalannya  berpengaruh  terhadap  perilaku  beragama.  Karena  ada siswa yang kecerdasan spiritualnya tinggi tapi perilaku beragamanya baik.
Lebi lanjut   lag kecerdasa dibag menjadi   tiga kecerdasan

intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasa spiritual dalam penelitian ini
 

 Dana Zohar danIan Marshal, SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Sepiritual Dalam Berfikir integralistik dan Holistik Untuk Memaknai Hidup,( Bandung: Mizan, 2003) hlm 167.



penulis  akan meneliti salah  satu  dari kecerdasamanusia  yaitu  kecerdasan spiritual.   Penulis  akan  mengambil  penelitian  yang  berjudul  Hubungan Antara  Kecerdasan Spiritual Dengan  Perilaku Keberagamaan  siswa  di MAN Malang II Kota Batu.
B. Rumusan Masalah

Berdasarkan  latar  belakang  masalah  dapat  dikemukakan  rumusan masalah sebagai berikut;
1 Apakah  ada  korelasi  yang  menyakinkan  antara  hubungan  kecerdasan spiritual  dengan  perilaku  keberagamaan  siswa  MAN  Malang  II  Kota Batu?

=================================== 
Anda dapat memiliki word/file aslinya
Silahkan download file aslinya setelah menghubungi admin….. klik disini
 Hanya mengganti biaya administrasi pengelolaan webite sebesar,  50.000,- MURAH Meriah
                                                     Anda tidak repot lagi mencari referensi.
                                                     Di jamin asli.contohmakalah


No comments:

Post a Comment

1

2










                 KLIK

translet


Tags

tempat sharing

Blog Archive

Blog Archive