SILAHKAN GUNAKAN FASILITAS "SEARCH" pojok kanan atas
untuk mencari judul skripsi yang di inginkan

pemesanan => Hub: 0857-351-08864

Tuesday, December 6, 2011

cara merobohkan sapi saat qurban | contoh makalah

Cara merobohkan ternak sapi perlu dipelajari terutama bila sapi akan diberi perlakuan khusus misalnya sapi akan di kebiri, di beri penandaan, dsb.
Cara Merobohkan Pedet (anak sapi) 
  • Badan dibungkukkan diatas punggung pedet  
  • Kaki pedet ditarik kemudian kaki belakang pedet diikat silang   
  • Melalui selangkangan kaki depan pedet , pengikatan diakhiri pada leher pedet. 

Untuk merobohkan pedet cukup dengan menarik kedua kaki kiri pedet dengan kedua belah tangan. Badan dibungkukkan di atas punggung pedet sehingga saat kedua kaki pedet di tarik, lutut akan menekan badan pedet dan pedet tersebut akan jatuh. Setelah pedet jatuh, kaki belakang pedet tersebut diikat silang. Melalui selangkangan kaki depan pedet, pengikatan diakhiri pada leher pedet sedemikian rupa sehingga pedet tidak dapat bangun.

Cara Merobohkan Sapi dewasa
Merobohkan sapi yang telah dewasa cukup sulit dan memerlukan cara temali yang agak rumit. Cara merobohkan ternak dengan tali ini ada dua macam, yaitu dengan pengikatan tali dan tanpa pengikatan tali.
Cara merobohkan sapi dewasa dengan pengikatan tali
Tiga cara merobokan sapi dengan pengikatan tali yaitu pengikatan leher, pengikatan silang dada, dan pengikatan tanduk (bagi sapi yang bertanduk). Pada prinsipnya ketiga cara itu sama saja. Perbedaannya hanya terletak pada pengikatan awal. Pengikatan selanjutnya sama, diteruskan dengan pengikatan melingkar dada, pengikatan melingkar pinggul dan penarikan tali kebelakang. Dengan demikian, keseimbangan tubuh sapi akan terganggu, tumpuan berat badannya akan berubah dan akhirnya sapi akan roboh dengan mudah.
Selama melakukan tindakan untuk merobohkan sapi, sebaiknya leher sapi harus terikat. Pada saat akan dirobohkan, tali tersebut harus di pegang dengan erat dan ditahan oleh seorang pembantu atau diikatkan pada tonggak yang cukup kuat dengan tali yang agak panjang. Tujuannya agar sapi tidak ikut serta melangkah ke belakang atau bergerak ke kiri dan ke kanan ketika di lakukan penarikkan tali untuk merobohkan sapi .
Pada metode pengikatan leher, mula-mula tali diikatkan pada leher sapi yang akan dirobohkan kemudian tali ditarik dan diikatkan melingkar dada pada sapi. Selanjutnya, tali ditarik lagi tepat dan sejajar dengan tulang punggung dan diikatkan kembali melingkar pinggul sapi tersebut. Setelah itu, tali diperiksa kembali agar pengikatannya benar-benar ketat dan tidak bergeser jauh dari tulang punggung. Apabila pengikatan telah benar-benar ketat, barulah ditarik dengan kuat dan lurus ke belakang sehingga sapi akan roboh ke samping.
Pada metode pngikatan silang dada dan pengikatan tanduk, pengikatan awal dilakukan pada silang dada atau pada tanduk. Langkah-langkah selanjutnya sama seperti pada metode pertama.

Cara merobohkan sapi dewasa tanpa pengikatan tali
Metode lainnya untuk merobohkan sapi dewasa telah diperkenalan oleh Dr. D.R. Burley dari Georgia . Caranya dengan menggunakan tali tanpa pengikatan, melainkan disilangkan melalui ketiak kedua kaki depan sapi, seterusnya disilangkan kembali ke atas pundak sapi kemudian ditarik melalui ketiak kedua kaki depan sapi, seterusnya disilangkan kembali keatas punggung sapi, dan terakhir ditarik melalui selangkangan kedua kaki belakang. Setelah itu, kedua ujung tali disatukan dan serentak ditarik lurus ke belakang. Melalui metode ini, sapi biasanya akan jatuh terlengkup. Dengan menggunakan cara ini di peroleh beberapa keuntungan, yaitu
  • Tidak memerlukan pengikatan awal sehingga dapat menghemat waktu
  • Tidak akan terdapat gangguan terhadap anggota tubuh peka yaitu bagian thoraks serta gangguan terhadap aksi jantung dan paru-paru
  • Tidak membahayakan alat kelamin atau pembuluh darah ambing
Cara merobohkan sapi dewasa dengan meja hidrolik
Metode lain yang lebih modern dan memerlukan peralatan yang canggih adalah dengan menggunakan meja hidrolik. Alat ini dilengkapi dengan kawat panjang tergulung yang langsung dapat menarik sapi yang telah terikat lehernya. Secara perlahan-lahan tetapi pasti sapi akan ditarik mendekati sebidang pelat kayu atau besi khusus sebagai bidang daun meja yang secara hidrolik digerakkan menjadi tegak lurus dengan tanah. Badan sapi kemudian dililit dengan sabuk kulit lebar mengikat ketat sehingga isi badannya menempel rapat dengan bidang pelat tersebut. Dengan system hidrolik, bidang pelat bersama sapinya diubah posisinya menjadi sejajar tanah membentuk meja. Dengan demikian, pengebirian, penandaan atau tata laksana lainnya dapat dilakukan langsung diatas meja tersebut, bahkan selanjutnya sapi dapat dimasukkan kedalam kendaraan untuk diangkut.


 sumber:
http://farisnh.blogspot.com/2010/03/sapi.html

No comments:

Post a Comment

1

2










                 KLIK

translet