SILAHKAN GUNAKAN FASILITAS "SEARCH" pojok kanan atas
untuk mencari judul skripsi yang di inginkan

pemesanan => Hub: 0857-351-08864

Wednesday, October 5, 2011

ulul albab dalam perspektif pendidikan | Contoh Skripsi


Penulis : -
Kode     : 082
Judul     : ulul albab dalam perspektif pendidikan
-------------------------------------------------






BAB I

PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang
Dengan perkembangan zaman yang semakin komplek dan majunya proses ilmu pengetahuan dan tehnologi akan selalu membawa perubahan dalam aspek kehidupan, dan kini hal tersebut telah dirasakan dan menyebabkan terjadinya suatu perubahan yang cukup pesat, baik dari segi pendidikan, struktur ekonomi, sosial, budaya dan juga dari segi pola dan gaya hidup, sehingga terjadi pergeseran suatu nilai baik buruk, khususnya yang berkaitan dengan norma-norma agama.[1]
Mahluk hidup yang namanya manusia mulai pertama diciptakan   sudah membutuhkan suatu pendidikan yang akan menunjang perkembangan dirinya, walaupun untuk memenuhi tuntunan perkembangan hidupnya dibutuhkan suatu tindakan yang efektif yang belum pernah dilakukan untuk dapat menjadikan suatu nilai kebaikan dalam hidupnya. Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling istimewa bila dilihat dari sosok serta beban dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. Keistimewaan manusia membedakan dirinya dengan makhluk lainnya yang juga merupakan ciptaan Allah. Sebagai mahluk yang memiliki kelebihan dan keistimewaan, ia dijadikan sosok makhluk yang pantas untuk memimpin dan mengelola bumi. Menurut Ali Yafi’e “Manusia Adalah mahluk yang tertinggi derajatnya yang diciptakan tuhan yang [terbaik] terhormat, mulia, individu, sosial, makhluk bumi pengemban amanat[2]
Allah menciptakan manusia di muka bumi ini terdiri dari dua unsur yaitu unsur tanah dan Ruh illahi. hal tersebut sesuai dengan firman Allah Qs Shaad: 71-72.
Ingatlah ketika tuhanmu berfirman kepada malaikat sesungguhnya Aku menciptakan manusia dari tanah maka apabila telah kusempurnakan kejadiannya dan kutiupkan Ruh (ciptaanKu), maka hendaklah kalian tersungkur dan sujud kepadaNya.[3]

Ayat diatas nampaknya menerangkan bahwa ”semua manusia dalam fase ini tidak mempunyai kelebihan yang membuat mereka lebih utama atau lebih tinggi kedudukannya diatas makhluk-makhluk lainnya. Pada masa peniupan Ruh Allah mengalirlah dalam wujud manusia nilai-nilai keutamaan yang menjadikan haknya untuk meraih ketinggian, kemuliaan dan ketundukan[4]. Hal ini, juga diterangkan oleh para kosmolog muslim dan para sufi tentang manusia mereka mengatakan” penciptaan manusia yang berasal dari tanah merupakan simbol dari entitas rendah. Jasmani yang terbuat dari tanah dengan sendirinya dapat berarti dimensi rendah manusia.[5] Mereka juga berpendapat bahwa dengan ditiupkannya Ruh illahi, maka dalam diri manusia ada dimensi langit yang merupakan dimensi ketinggian, sebagi pelengkap dimensi bumi yang dipersentasikan oleh jasmaniah[6]. Oleh karena itu, manusia menjadi makhluk yang mulia sebagai pengemban amanat dari Tuhannya. Manusia dijadikan kholifah di muka bumi, untuk memelihara, mengelola dan menjaganya dengan sebaik-baiknya. Dikatakan demikian karena semua manusia yang ada dimuka bumi ini diperuntuhkan (Anugerah) baginya, yang sepatutnya disyukuri. Salah satu implementasi rasa syukur (ungkapan terima kasih) tersebut adalah dengan melestarikan alam ini melalui berbagai macam cara dan bentuk yang selalu berada dalam koridor hukum Allah.
Namun pada kenyataanya amanah Allah yang telah diberikan kepada manusia seringkali dilalaikan dan disalahgunakan, sehingga kerusakan-kerusakan dimuka bumi ini banyak terjadi tidak lain karena kejahilan tangan-tangan manusia (kebobrokan Ahlak) manusia itu yang tidak menggunakan akal fikirannya untuk merenungkan ciptaan dan kekuasaan Allah yang telah terhampar begitu luas di jagad raya ini.
Kenyataan semacam ini telah tampak.Sesuai firman Allah dalam Qs Ar-Ruum: 41Contoh Skripsi
Telah tampak kerusakan didaratan dan dilautan karena perbuatan tangan–tangan manusia.

Sejalan dengan ketinggian dan kerendahan manusia  dalam menjaga kelangsungan dan potensi hidupnya agar tidak mati atau menjadi liar, maka perlu dilakukan pembinaan dan bimbingan terhadap potensi yang dimilikinya agar dapat berkembang dengan benar dan terarah. Oleh karna itu, pendidikan merupakan alternatif terpenting manusia untuk membina potensinya. Hal ini didasarkan pada kelebihan dan keistimewaan sebagai makhluk yang berakal, sementara di sisi lain manusia makhluk padagogik, artinya dia dapat berpikir, dididik dengan benar dan terarah.Contoh Skripsi
Pendidikan merupakan bagian dari proses kehidupan. Ia merupakan wahana perubahan pada seseorang, baik kesadaran pribadi, maupun kesadaran mengubah, dan mengontrol lingkungannya. Menurut Nicholas Murrey, seperti disadur Muhammad Ar ”Bahwa perubahan seseorang terhadap lingkungannya merupakan suatu kekuatan konservatif dalam sejarah manusia, inilah solidaritas seseorang yang berkembang sesuai dengan kapasitasnya demi mencapai kemajuan dan perubahan dalam mengontrol lingkungannya[7]
Pendidikan adalah usaha sadar untuk membimbing dan menumbuh kembangakan potensi pribadi manusia yang terdapat didalamnya agar dapat bersikap dewasa dan memahami arti sebuah kehidupan. Dalam masyarakat yang dinamis pendidikan memegang peranan penting yang menentukan eksistensi dan perkembangan masyarakat, karena pendidikan merupakan usaha melestarikan, mengalihkan dan menstranformasikan nilai- nilai agama dan kebudayaan dalam segala aspek kepada generasi penerus. Demikian pula dengan peranan pendidikan Ulul Albab yang mentransformasikan nilai nilai Islam kepada generasi penerus, sehingga nilai-nilai kultural religius yang dicita-citakan dapat terus berfungsi dan  berkembang dalm masyarakat dari waktu ke waktu.Contoh Skripsi
Akan tetapi pendidikan yang kita dapati sekarang masih belum menghasilkan peserta didik yang memiliki kompetensi secara komperenship sesuai dengan fitrah manusia. Di satu sisi terdapat sejumlah praktek pendidikan yang menekankan pembelajaran pada peningkatan kualitas pikir penguasaan keterampilan dan pengembangan sikap rasional, kritis dan analistis namun kurang peduli terhadap pengembangan fitrah peserta didik. Akibatnya peserta didik kurang memiliki kesadaraan untuk mempraktekkan nilai-nilai agama dan etika moral dalam kehidupan sehari-hari, walaupun pengetahuan mereka di bidang sains dan teknologi cukup tinggi. Hal ini juga diperburuk dengan keadaan, dimana peran keluarga sebagai pendidik semakin berkurang karena kesibukan orangtua dengan aktivitasnya sehari-hari, dan kondisi sosial budaya yang semakain kuat pada orentasi materialistis dan pragmatis.[8]
Perubahan manusia kearah yang lebih baik merupakan suatu anjuran agama untuk semua umat yang ada di muka bumi ini agar selalu menanamkan fitrah Allah dalam kehidupannya. Sesuai dengan firman Allah dalam Qs Ar-Ruum:30Contoh Skripsi
“Maka hadapkanlah wajahmu kepada agama Allah manusia diciptakan Allah (dengan membawa) fitrah itu”.

Manusia adalah mahkluk ciptaan Allah; ia berkembang dipengaruhi oleh pembawaan dan lingkungannya; ia berkecenderungan beragama. Itulah hakikat wujud manusia. Manusia itu adalah makhluk utuh yang terdiri atas jasmani dan rohani(Akal, hati,nafs) sebagai potensi pokok.[9]
 Akal pada hakikatnya merupakan potensi ruhaniah yang dapat membedakan mana yang hak dan mana yang batal, mana yang benar dan mana yang salah. Akal adalah penahan hawa nafsu untuk mengetahui amanat dan beban kewajibannya, ia adalah pemahaman dan pemikiran yang selalau berubah dengan masalah yang dihadapinya.[10]   
 Dengan diberikannya akal tersebut, manusia agar selalu memikirkan ciptaan Allah yang terbentang luas dimuka bumi untuk dijadikannya pelajaran, kemanfaatan, hikmah dan hidayah dari-Nya, Sehingga mampu menghadirkan Keagungan Allah dalam kehidupan sehari-hari melalui dikir, pikir dan amal sholeh, agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Sebagaimana Firman Allah Qs Al Imran : 190
===================================  
Anda dapat memiliki word/file aslinya
Silahkan download file aslinya setelah menghubungi admin….. klik disini
 Hanya mengganti biaya administrasi pengelolaan webite sebesar,  50.000,- MURAH Meriah
                                                     Anda tidak repot lagi mencari referensi.
                                                     Di jamin asli.contohmakalah

* sekali lagi ditekan kan bahwa file yang ada di web ini adalah milik orang, untuk itu jika anda ingin mengutip atau mengambil beberapa kalimat dalam file tersebut harus sesuai dengan tata cara penulisan yang baku dan di cantumkan nama penulis aslinya kerahasiaan identitas visitor terjamin


Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya siang dan malam tanda-tanda bagi orang yang berakal. Yaitu orang yag selalu mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalm keadaan berbaring dan mereka memikirkan ciptaan langit dan bumi
Ayat di atas mengajak manusia, agar dapat mengambil suatu pelajaran yang terdapat di muka Bumi. Dapat  melalui panca indera, atau sesuatu yang dapat dilihat, dirasakan dan dipikirkan oleh manusia. Melalui pendidikan inilah bakat dan kemampuan manusia dapat dikembangkan. 
Dengan demikian bahwa islam menagjarkan kepada manusia untuk melaksanakan pendidikan yang berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist. Serta mampu memberikan  kompetensi secara komperenship yang sesuai dengan fitrah manusia kepada peserta didik melalui Pendidikan Ulul Albab.



B. Rumusan Masalah
Melihat pendidikan saat ini yang belum sepenuhnya mencapai kompetensi secara komperenship yang sesuai dengan fitrah manusia kepada peserta didik. Untuk itu penulis ingin menjadikan suatu pendidikan yang mampu memberikan nilai secara  kompetensi secara komperenship yang sesuai dengan fitrah manusia kepada peserta didik yang  didasarkan pada  Ulul Albab Dalam Perspektif Pendidikan.


 
===================================  
Anda dapat memiliki word/file aslinya
Silahkan download file aslinya setelah menghubungi admin….. klik disini
 Hanya mengganti biaya administrasi pengelolaan webite sebesar,  50.000,- MURAH Meriah
                                                     Anda tidak repot lagi mencari referensi.
                                                     Di jamin asli.contohmakalah

* sekali lagi ditekan kan bahwa file yang ada di web ini adalah milik orang, untuk itu jika anda ingin mengutip atau mengambil beberapa kalimat dalam file tersebut harus sesuai dengan tata cara penulisan yang baku dan di cantumkan nama penulis aslinya kerahasiaan identitas visitor terjamin






[1] Khusrur Rony Al Jufri, Pengaruh Iptek Dalam Kehidupan, ( Mimbar Depar Temen Agama,  Jawa Timur Tahun 2005  ke XIX ), Hlm. 46
[2] Akhyak,  Meneliti Jalan Pendidikan,  (Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2003) hlm. 30
[3] Semua ayat Al Quran diambil dari Al Quran dan ter jemahan Departemen Agama RI (Surabaya, Al Hidayah),hlm.741
[4] Nurhidayatullah, Insan kamil, Metode Islam Memanusiakan Manusia, (Bekasi, Inti Media,  2002), hlm. 219
[5] Syamsul hady, Korespondensi Kosmologi Dan Psikologi Dalam Pemikiran Islam Dan Signifikasinya Bagi Pendidikan, .(Malang, Universitas Negeri Malang, 2005), hlm. 21
 [6], Korespondensi, hlm. 21
[7] Muhammad Ar, Pendidikan di Alaf Baru, Rekontuksi Atas Moralitas Pendidikan, (Jogjakarta, Prisma Sophie, 2003), hlm. 64


[8] Tolchah Hasan, Menoropong Dunia Pendidikan, (Malang, Radar Malang, 7 Mei 2005 ), hlm. 41
[9] Ahmad Tafsir; Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam,(Bandung, Rosda Karya, 2003) hlm. 37
[10] Musa Asy’ari, Filsafat Islam Sunnah Nabi Dalam Berpikir,  (Jogjakarta, Lesfi, 2002), hlm. 130

No comments:

Post a Comment

1

2










                 KLIK

translet